Beranda Rakyat Garut 180.000 Warga Terancam Tak Bisa Nyoblos

180.000 Warga Terancam Tak Bisa Nyoblos

13
0
BERBAGI

TAROGONG KIDUL – Sebanyak 180 ribu Daftar Pemilih Sementara (DPS) terancam tak dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada 27 Juni men­datang. Jumlah itu 10 persen dari total DPS yang men­capai 1,8 juta jiwa.

Ketua KPUD Garut Hilwan Fanaqi mengatakan hasil coklit beberapa waktu lalu menunjukkan ada 180 ribu warga Garut tidak memiliki KTP elektronik. Padahal, KTP menjadi syarat utama untuk masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Artinya, jika tidak punya KTP elektronik, ya tidak memiliki hak pilih,” ujar dia saat ditemui di kantornya Kamis (29/3).

Untuk itu, dia telah berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) agar mereka segera memiliki KTP.

“Pokoknya bagaimana agar yang 180 ribu ini pada hari H-nya bisa memilih. Yakni dengan memiliki KTP elektronik,” terangnya.

Hilwan menilai masih banyaknya warga yang belum memiliki KTP elektronik disebabkan beberapa faktor. Seperti minimnya kesadaran warga untuk datang merekam data KTP, hingga faktor teknis, yakni lamanya pembuatan KTP.

“Makanya kita bersama Disdukcapi terus melakukan dorongan agar mereka memiliki KTP elektronik,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here