Beranda Banjar 6.000 KK Menyewa di Lahan PT KAI

6.000 KK Menyewa di Lahan PT KAI

25
0
BERBAGI
REAKTIVASI. Beberapa bangunan warga di lahan milik PT KAI. Warga tak masalah bila ditertibkan.

BANJAR – Bangunan warga yang berdiri di atas lahan milik PT KAI akan ditertibkan apabila rencana reaktivasi jalur kereta Banjar-Pangandaran terealisasi. Terkait itu, beberapa warga yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu menerima jika suatu saat bangunannya ditertibkan.

“Ya mau gimana lagi, kan statusnya sewa, meskipun bangunan kami yang membuat,” kata Ujang, salah seorang warga Sumanding Kulon yang tinggal di atas aset PT KAI Jumat (30/3).

Hal senada diungkapkan Ade. Pria yang sudah puluhan tahun menyewa lahan ke PT KAI itu sadar risiko tersebut. Dalam klausul kontrak sewa dengan PT KAI, dia mengetahui tidak ada biaya ganti rugi jika suatu saat bangunannya ditertibkan.

Vote

Namun dia berharap saat ditertibkan periode sewa sesuai perjanjian tiap tahun itu kelar terlebih dahulu. “Ya harapannya ketika jalurnya dipakai lagi, sewanya sudah berakhir,” harapnya.

Sementara itu, PT KAI Banjar mencatat, ada sekitar enam ribu kepala keluarga (KK) yang menyewa lahan PT KAI di jalur Banjar-Pangandaran. Harga sewanya mulai dari Rp 57 ribu per meter.

“Besarannya disesuaikan dengan nilai jual objek pajak (NJOP). Biaya sewa yang terkumpulkan masuk ke PT KAI pusat,” ujar Bambang, bagian Pengusahaan Aset PT KAI Banjar.

Kepala PT KAI Banjar Sudartoyo mengatakan jika revitalisasi dilaksanakan maka penertiban kemungkinan akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya dalam revitalisasi juga perlu anggaran yang kemungkinan besar.

“Ini wewenang pusat, namun kalau menurut saya untuk penertiban pasti bertahap. Jika warga yang menyewa masa sewanya sudah selesai, bangunannya ditertibkan. Yang belum selesai ya diselesaikan dulu sampai satu tahun,” katanya.

Sebelumnya, Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice menyampaikan jika reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran terealisasi, maka bangunan milik warga yang berdiri di atas lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan ditertibkan.

“Ya Pak, bangunan permanen yang berdiri di atas aset milik KAI akan ditertibkan jika reaktivasi jalur terealisasi,” kata dia melalui pesan Whatsapp, Rabu (28/3). (mg4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here