SHARE
EVALUASI. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melakukan zoom meeting bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen P3A) dalam evaluasi menuju Kabupaten Layak Anak di Aula Wiradadaha Bappelitbangda, Senin (13/6/2022). DIKI SETIAWAN / radartasikmalaya.com

SINGAPARNA, RADSIK – Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggelontorkan anggaran dalam Komitmen Anggaran Kabupaten Layak Anak sebesar Rp 81 miliar. Anggaran tersebut tersebar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rp 76 miliar, Dinas Sosial PMDP3A Rp 1,6 miliar, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Rp 424 juta, Disdukcapil Rp 1,5 miliar dan Dinas Kesehatan dan PPKB senilai Rp 1,8 miliar.

Dalam anggaran tersebut, termasuk di dalamnya anggaran untuk KPAID sebesar Rp 600 juta, P2TP2A Rp 150 juta dan Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak Rp 250 juta.

Saat ini, Pemkab Tasikmalaya masih melengkapi dokumen administrasi yang belum rampung dalam tahapan penilaian kedua untuk menaikkan statusnya kembali. Evaluasi kelengkapan administrasi tersebut dilaksanakan dalam verifikasi lapangan hybrid (VLH) evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2022 di Aula Wiradadaha Bappelitbangda, Senin (13/6/2022).

Penilaian tersebut langsung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian P3A) dan Provinsi Jawa Barat, melalui zoom meeting.

Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin SPd MAP mengatakan, pemerintah daerah sudah melaksanakan evaluasi penilaian KLA oleh Kementerian P3A dan Provinsi Jawa Barat.