Beranda Kota Tasik Antisipasi Genangan Air, Beberapa Sungai Dinormalisasi

Antisipasi Genangan Air, Beberapa Sungai Dinormalisasi

48
0
BERBAGI

KOTA TASIK – Genangan air yang kerap terjadi di beberapa titik di Kota Tasik, setelah turun hujan, salah satunya diakibatkan karena air sungai tak mampu menampung air hujan hingga akhirnya meluap.

Seperti terjadi di sungai Cinunut Jalan BKR Kecamatan Tawang, di mana kawasan tersebut selalu menjadi langganan genangan air.

Mengatasi hal tersebut, pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas LH, PUPR, dan tim gabungan lainnya bersama warga sekitar melakukan normalisasi sungai Cinunut, Jumat (06/04/2018) pagi.

Dengan menggunakan bantuan alat berat, proses normalisasi berlangsung lancar dan ditemukan terdapat endapan tanah yang cukup tebal di dasar sungai.

“Sebelumnya di kawasan ini tak pernah dilakukan normalisasi. Jadi bisa dilihat endapan tanahnya cukup tinggi,” ujar Rifana Paridi, pengelola teknis PPTK Dinas PUPR Kota Tasikmalaya.

Kedepan, pihaknya akan rutin melakukan normalisasi sungai setiap tahun.

Kegiatan normalisasi sungai kali ini pun tidak hanya dilakukan di sungai Cinunut.

Di beberapa titik lainnya, seperti di sungai di Jalan Laswi, Ibu Apipah, Jalan Sutsen, dan sungai di kawasan Jalan HZ juga dilakukan normisasi.

“Kami prioritaskan di jalur-jalur yang banyak ditemui banjir genangan,” paparnya saat diwawancarai usai kegiatan normalisasi.

Dalam pelaksanaan normalisasi sungai, Rifana mengaku terkendala pemukiman warga yang berada di atas aliran sungai.

Hal tersebut, kata dia, membuat akses alat berat menjadi sulit untuk bisa menuju ke lokasi.

“Ya paling kami akhirnya lakukan secara manual saja,” ujarnya.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman yang turut hadir dalam kegiatan normalisasi menuturkan, bahwa bangunan yang berada di atas aliran air sungai memang harus segera ditertibkan.

“Karena nantinya menghambat kegiatan normalisasi yang seharusnya dibantu alat berat. Jadi kami himbau untuk segera ditertibkan itu bangunan-bangunan yang ada di atas aliran sungai,” katanya kepada radartasikmalaya.com.

Selain itu, Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa lebih peduli akan kondisi lingkungan sekitar. Yakni dengan menggiatkan kembali Jumsih, tertib membuang sampah, dan menyediakan biopori di pekarangan rumah. (sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here