Beranda Kota Tasik Difteri Tetap Harus Diwaspadai

Difteri Tetap Harus Diwaspadai

61
0
BERBAGI
Dinkes Kota Tasikmalaya sosialisasi tentang Difteri, Rabu (11/4/2018). foto; salsabila / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menggelar Sosialisasi Program Pelayanan Imunisasi dan Tata Laksana Kasus Potensial Wabah KLB Difteri, Rabu (11/4/2018), bertempat di Hotel Horison Kota Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut dihadiri peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah kota lintas sektor, serta puluhan tenaga medis dari rumah sakit dan puskesmas se Kota Tasikmalaya.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Tasikmalaya, Siti Mulyati mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menanggulangi dan mencegah wabah difteri yang saat ini sudah berstatus Kasus Luar Biasa (KLB) di beberapa kota di Indonesia.

Vote

Meski di Kota Tasik statusnya tidak KLB, kata Siti, penanggulangan wabah mematikan ini harus tetap disosialisasikan sebagai upaya pencegahan.

“Tahun 2018 ini di Kota Tasik memang sempat ada yang positif difteri 1 orang. Tapi Alhamdulillah sudah sembuh. Dan melalui kegiatan seperti ini tujuan kami adalah memutus rantai kejadian difteri, khususnya di Kota Tasik,” jelas Siti kepada radartasikmalaya.com.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pemateri dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yakni dr Yus Ruseno MSc PH. Ia mengatakan, meski wabah difteri belum banyak terjadi di Kota Tasik, tetapi harus diwaspadai.

“Garut dan Kabupaten Tasik itu tertinggi difteri. Nah Kota Tasik kan secara geografis dekat, jadi harus tetap waspada,” ungkapnya ditemui usai acara.

Selebihnya, Yus menjelaskan pencegahan difteri bisa dilakukan melalui imunisasi lengkap sebanyak 7 kali, yakni di usia bayi 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 1,5 tahun, dan ketika usia SD kelas 1, 2, dan 3.

“Kalau sudah imunisasi lengkap, maka tidak perlu khawatir terserang difteri selama menjaga kontak dari penderitanya,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menghimbau kepada masyarakat maupun tenaga medis terdepan seperti di Puskesmas untuk segera menindaklanjuti apabila ada warga suspek difteri.

“Selain penderitanya, orang-orang di sekitar penderita maupun suspek difteri juga harus diperiksa juga dan dipastikan untuk diberikan obat supaya benar-benar terbukti negatif,” himbau Yus. (Sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here