Beranda Banjar Dua Merek Ditemukan, Hanya Diimbau

Dua Merek Ditemukan, Hanya Diimbau

10
0
BERBAGI
SIDAK. Tim dari Bidang Perdagangan Dinas KUKMP dan Dinas Kesehatan mengecek ikan kaleng di kios Pasar Subuh Senin (2/4). (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Bidang Perdagangan Dinas KUKMP bersama Dinas Kesehatan Kota Banjar menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke pasar subuh Senin (2/4) pagi.

Hasilnya, beberapa merek ikan kaleng yang ditetapkan BPOM RI mengandung cacing parasit masih dijual bebas oleh para pedagang.

“Kami melaksanakan sidak hari ini (kemarin, Red), tapi tidak untuk mengambil produknya dari pedagang. Hanya mengecek dan memberikan imbauan. Jika masih ada ikan kaleng yang positif mengandung cacing sesuai ketetapan BPOM RI maka kami imbau jangan dijual dan produsen atau distributor menariknya kembali,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar Mamat Rahmat di pasar subuh kemarin.

Menurutnya, untuk menarik produk dari para pedagang, pihaknya mengaku tidak memiliki dasar hukum.

“Sesuai instruksi dari Perindag Provinsi Jawa Barat bahwa jika tidak memiliki dasar hukum maka jangan menarik produk. Cukup mengimbau dan memberitahu para pedagang supaya tidak menjualnya ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, tim sidak yang berjumlah kurang lebih 10 orang itu menyisir sejumlah toko sembako yang menjual ikan kaleng.

“Rata-rata mereka belum mengetahui merek mana yang positif mengandung cacing,” katanya.

Selain ke pasar tradisional, sidak juga sebelumnya dilaksanakan ke ritel modern seperti supermarket dan minimarket. Namun di pasar modern tidak ditemukan adanya ikan kaleng yang mengandung cacing. (mg4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here