Beranda Banjar Inspektorat Diminta Investigasi Dugaan Pemalsuan SP Honorer

Inspektorat Diminta Investigasi Dugaan Pemalsuan SP Honorer

6
0
BERBAGI

BANJAR – Plt Wali Kota Banjar Darmadji Prawirasetia meminta Inspektorat melakukan investigasi mengenai kasus dugaan pemalsuan Surat Perintah (SP) Honorer. Darmadji juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) yang disebut dalam SP Honorer itu mengklarifikasi bahwa tidak pernah melakukan rekrutmen tenaga honorer sesuai SP Honorer yang diterima para korban.

Saya sudah menyampaikan masalah ini dalam rapat kordinasi (rakor). Secara internal kita akan melakukan investigasi,” kata Darmadji via telepon Rabu (28/3). Menurut dia, SP Honorer yang keluar dibuat oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Ia menduga kasus ini merupakan jaringan lama. “Investigasi untuk mencari kebenaran, apakah dugaan yang mencuat terhadap salah satu oknum ini terbukti atau malah temuannya lebih dari pada itu. Bisa jaringan atau ada aktor intelektualnya,” kata dia.

Sementara itu, dia mengingatkan kembali masyarakat untuk tidak terjebak iming-iming penerimaan tenaga honorer, apalagi dengan menggunakan uang pelicin. Sebab, OPD saat ini sesuai PP 48 tidak ada penerimaan tenaga honorer. “Saya juga sampaikan kepada camat dan seluruh kepala desa untuk menyampaikan ke masyarakat supaya jangan percaya terhadap oknum yang meminta uang dengan iming-iming bisa meloloskan menjadi tenaga honorer,” katanya.

Hal senada disampaikan Asisten Bidang 1 Pemerintahan dan Pemberdayaan Aparatur Setda Kota Banjar Tomy Subagja. Dia mencurigai kasus ini diotaki aktor intelektual maupun jaringan. “Saya kira ini ada aktor intelektualnya,” katanya.

Sebelumnya, dikatakan dia, kasus dugaan pemalsuan SP Honorer yang menyebabkan korbannya merugi puluhan juta per orang sempat mencuat pada 2013 silam. “Dulu pelakunya belum bisa dijerat karena mungkin polisi tidak cukup bukti. Sekarang kembali ada lagi kasus yang sama,” kata Tomy. (mg4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here