Beranda Banjar Inspektorat Mulai Investigasi
Dorong Pengungkapan Dugaan Kasus Pemalsuan SP Honorer

Inspektorat Mulai Investigasi

83
0
BERBAGI
INVESTIGASI. Kasubag Umum Kepegawaian BKPPD Kota Banjar Tono Hartono (kanan) saat dimintai keterangan oleh tim dari Inspektorat Kota Banjar di kantor BKPPD Kota Banjar Senin (16/4). Mulai kemarin Inspektorat melakukan investigasi soal dugaan kasus pemalsuan SP honorer.

BANJAR – Tim dari Inspektorat Kota Banjar mendatangi kantor BKPPD Senin siang (16/4). Tim yang berjumlah tiga orang itu meminta keterangan Kasubag Umum Kepegawaian Tono Hartono dan Kepala Badan Kepegawain Pendidikan Dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar Supratman terkait dugaan kasus pemalsuan surat perintah (SP) honorer.

“Kita mulai melaksanakan investigasi. Hari ini (kemarin, Red) merupakan hari pertama dimulainya investigasi,” kata Agus, Inspektur Pembantu Kota Banjar usai meminta keterangan kemarin.

Namun dia tak menjelaskan rinci berapa lama proses investigasi.

Vote

“Kita belum tahu berapa lamanya. Kemana saja (investigasi) juga nanti lah, kan masih proses ini atau langsung ke Inspektur saja ya,” kata Agus.

Pantauan Radar kemarin siang tiga orang dari Inspektorat meminta keterangan dari Tono Hartono selama kurang lebih 30 menit. Tim juga kemudian menemui Supratman di ruang Sekretariat BKPPD Kota Banjar sebelum akhirnya meninggalkan kantor BKPPD.

“Dengan investigasi Inspektorat mudah-mudahan kasusnya segera terungkap. Kami mendukung langkah investigasi ini. Masalah lapor atau tidaknya nanti ke polisi kan yang penting terungkap dulu siapa pelakunya,” ujar Supratman.

Ketua HMI Kota Banjar Joko Nurhidayat mengapresiasi langkah pemerintah kota yang sudah menugaskan Inspektorat untuk melaksanakan investigasi.

“Mudah-mudahan segala bentuk ikhtiar dan keseriusan dari pemerintah maupun pihak kepolisian bisa memberikan edukasi dan efek yang baik untuk semua pihak. Kemudian bisa menjawab kegaduhan yang berkembang di luar yang menjadi pandangan publik dalam penyelenggaraan tata pemerintahan kota yang good government,” kata Joko.

Ia berharap kasus ini segera tuntas. Pelakunya segera diproses sesuai hukum dan nama pemerintah kota kembali baik.

“Ini juga menjadi bentuk pembelajaran buat semuanya jangan sampai ada bahasa noda satu titik rusaklah semua. Harapan saya ini segera selesai dan segera tuntas,” harapnya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here