Beranda Ciamis Inspektorat Selidiki Video PNS Karaoke di Kantor

Inspektorat Selidiki Video PNS Karaoke di Kantor

32
0
BERBAGI

CIAMIS – Inspektorat Kabupaten Ciamis menyelidiki beredarnya video oknum pegawai negeri sipil (PNS) berkaraoke di kantor. Video tersebut telah beredar di masyarakat dan di Youtube. Dalam video tersebut seorang PNS perempuan mengenakan seragam dengan logo Pemkab Ciamis berkaraoke di dalam ruangan kantor menggunakan fasilitas komputer. Terdengar juga suara seorang laki-laki ikut bernyanyi.

“Hari ini (kemarin, Red) kami akan langsung melakukan investigasi secepat mungkin terkait dugaan oknum pegawai yang berkaraoke tersebut. Apakah dia PNS atau bukan dan apakah saat jam kerja atau bukan,” ujar Sekretaris Inspektorat Kabupaten Ciamis Dadang Mulyatna kepada Radar, Senin (2/4).

Jika rekaman video itu terbukti benar, kata dia, Inspektorat akan menganalisis sejauh mana kesalahan yang dilakukannya. Termasuk, apakah aktivitas itu dilakukan saat jam kerja atau bukan. Sebab, tugas PNS pada jam kerja adalah melayani masyarakat dengan maksimal.

Vote

Di luar jam kerja pun, lanjutnya, tidak etis orang dengan seragam PNS berkaraoke menggunakan fasilitas negara. Dia menegaskan pegawai tersebut bisa terkena sanksi apabila video yang beredar itu terbukti benar. Apalagi kalau aktivitas itu sampai mengganggu pelayanan publik. Entah sanksi berat, sedang, atau ringan.

Sanksi ringan adalah teguran dari atasan, baik lisan maupun tertulis. Sanksi sedang diantaranya penundaan kenaikan gaji berkala dan penurunan pangkat selama satu tahun. Sedangkan sanksi berat bisa sampai pemecatan.

Pemberian sanksi akan diberikan oleh tim adhoc yang terdiri dari Bagian Kepegawaian, Inspektorat dan instansi tempat pegawai tersebut berdinas. “Jangan sampai hal tersebut terulang kembali. Apalagi sampai menggunakan fasilitas negara di jam kerja. PNS harus menjaga etika dan moral,” tegasnya.

Sampai pukul 15.00 kemarin, dia mengaku belum berhasil menemukan identitas pegawai di dalam video karaoke tersebut. Tujuh kelurahan telah diinvestigasi namun hasilnya nihil. Tidak ditemukan adanya pegawai berkaraoke di kantor. Tujuh kelurahan itu antara lain Kelurahan Ciamis, Kertasari, Cigembor, Benteng, Linggasari, Sindangrasa dan Maleber. (obi)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here