SHARE
NORMAL. Suasana RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya tampak berjalan normal di tengah berkembangnya isu pengajuan pengunduran diri direktur, Jumat (3/6/2022).QFirgiawan/radartasikmalaya.com

TAWANG, RADSIK – Isu pengunduran diri Direktur RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, dr H Budi Tirmadi tersebar. Kondisi tersebut bisa semakin mempersulit upaya pembenahan manajamen dan tata kelola rumah sakit.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Dede Muharam tak menampik adanya informasi pengajuan pengunduran diri dr H Budi Tirmadi. Bahkan, surat pengajuan itu sudah sampai ke Bale Kota. Perkembangan terakhir yang dia dengar, tinggal menunggu pertimbangan dari orang nomor satu di Kota Resik. ”Jika itu benar, kita menyayangkan. Namun, kalau pun sudah ada usulan kan baru sebatas usulan, diakomodir tidaknya tergantung wali kota,” ujar Dede kepada wartawan, Jumat (3/6/2022).

Dia mengulas perjalanan pengisian direktur rumah sakit melalui serangkaian seleksi ketat. Lelang jabatan yang melibatkan para panelis kompeten di bidang rekrutmen pejabat dan dikurasi dari pelamar terbaik, sehingga dipilih satu figur yang dianggap paling baik.

”Nah, secara etika, sebagai seorang abdi negara tentu menjadi preseden buruk bagi pemkot, termasuk bagi open bidding sendiri. Kalau benar, tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatan. Jangan sampai ini menjadi blunder bagi pemkot,” tuturnya.