SHARE
Andi Warsandi

INDIHIANG, RADSIK – Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya bakal meninjau langsung ke lapangan memonitor sapi yang bakal masuk ke daerah. Termasuk sapi lokal yang diternak petani Kota Resik.

Hal itu terungkap usai rapat kerja bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP). Mereka  membahas kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang belakangan mencuat. Wakil rakyat bakal memastikan sapi yang bakal dikonsumsi publik dipastikan layak dan sehat. Apalagi menjelang Idul Adha mendatang. ”Mudah-mudahan tidak ada perubahan, rencananya kita akan turun ke lapangan pada tanggal 23 Juni mendatang,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Andi Warsandi, Rabu (15/6/2022).

Menurut dia, dinas juga mesti intens melaksanakan pemeriksaan. Termasuk mengedukasi masyarakat secara luas, supaya bisa mengetahui ciri sapi sampai daging yang layak dikonsumsi khususnya pada saat kurban. ”Jadi nanti di tempat atau lapak biasa para penjual sapi kurban atau tempat lain, sapi yang sudah dinyatakan lolos pemeriksaan akan diberi  tanda bahwa sapi tersebut layak dikonsumsi. Selain itu, warga juga harus tahu ciri-ciri secara fisik, agar sama-sama bisa memastikan sapi itu memang benar layak selain dilihat dari tanda yang akan diberikan dinas,” tuturnya.