SHARE
ISLAH. Kepala Disdukcapil Kota Tasikmalaya H Imih M Munir (tengah) berfoto bersama Kepala DLH Kota Tasikmalaya H Deni Diyana (kedua dari kiri) di sela kunjungan ke TPA Ciangir, Jumat (20/5/2022).

RADARTASIKMALAYA.COM – Buntut aksi dari sejumlah pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya yang memprotes sampah di Kompleks Perkantoran Jalan Ir H Ju­an­da be­berapa waktu lalu berakhir de­ngan islah.

Hal itu ditandai dengan kedatangan Kepala Disdukcapil Kota Tasikmalaya H Imih Misbahul Munir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir Kecamatan Tamansari, Jumat (20/5/2022). Dia disambut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) H Deni Diyana beserta jajarannya sambil memantau penataan lokasi pembuangan.

H Imih mengaku semakin paham kondisi yang dihadapi DLH seusai meninjau langsung ke lokasi pembuangan, pusat dari segala sampah yang diproduksi warga Kota Resik. Dia, sebagai sesama pejabat Eselon II, memiliki kepedulian dan keprihatinan akan kondisi persampahan yang ada. ”Sesama pejabat Eselon II, saya prihatin dengan kondisi hari ini. Kita punya julukan Kota Resik, harusnya secara ideal soal sampah tidak jadi masalah dan tuntas,” katanya menuturkan di sela kunjungan, Jumat (20/5/2022) pagi.

Dia kini semakin paham bahwasanya kondisi sampah tidak bisa dianggap sepele. Mesti ditata dari beragam aspek, terutama di TPA yang sudah nyaris mencapai ambang batas volume, dari kapasitas yang tersedia. ”Saya mengajak semua pihak untuk mulai memupuk kesadaran tinggi. Menjadi bahan evaluasi bersama, bahwa persoalan sampah tidak semata tanggung jawab pemerintah,” harap Imih.