Beranda Pangandaran Kapolda Jabar Ajak Perangi Hoax

Kapolda Jabar Ajak Perangi Hoax

33
0
BERBAGI
DEKLARASI ANTI HOAX. Kapolda Jabar Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto bersama elemen pemerintah dan tokoh masyarakat Pangandaran mendeklarasikan anti hoax di Pangandaran Selasa (10/4). (Nana Suryanan/radartasikmalaya.com)

PANGANDARAN – Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto mengajak masyarakat Pangandaran memerangi berita bohong atau hoax.

“Saya mengimbau masyarakat untuk menjaga kedamaian dan menghidari menyebarkan berita-berita hoax,” ungkapnya saat kegiatan bakti sosial di kawasan Pantai Batuhiu Kecamatan Parigi Selasa (10/4).

Dikatakannya, menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 27 Juni 2018, masyarakat terbagi menjadi empat kelompok yang berbeda pilihan.

“Beda pilihan ini dibolehkan olah undang-undang tapi saya mohon setelah pemungutan suara nanti kita bersatu lagi. Hidup damai dan menjaga kondusifitas di masyarakat,” ujarnya.

Ia berterima kasih kepada masyarakat Jawa Barat. Termasuk warga Pangandaran yang hingga saat ini bersama-sama menjaga lingkungan tetap kondusif.

“Menjelang pilkada sampai saat ini relatif aman, tertib dan damai, termasuk di wilayah Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Namun demikian, antisipasi harus terus dilakukan mengingat pengguna telepon seluler di Indonesia saat ini lebih dari 350 juta.

“Sekarang ini satu orang bisa menggunakan lebih dari satu handphone dan zamannya sudah internet sehingga penyebaran informasi begitu cepat, kami berharap masyarakat bijak dalam bersosial media,” ujarnya.

Dalam beberapa bulan terakhir Polda Jabar menerima laporan sebanyak 21 berita terkait isu penganiayaan terhadap ulama.

“Dua diantaranya memang benar terjadi dan sudah diproses. Namun 19 berita lainnya ternyata tidak benar dan sudah meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Setelah sosialisasi melawan hoax digalakkan, menurutnya, saat ini kondisi masyarakat jauh lebih kondusif. Termasuk di media sosial.

Dalam kegiatan bakti sosial di Batuhiu, Kapolda Jabar bersama Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran juga menyaksikan deklarasi nelayan untuk melawan hoax. Selanjutnya, Kapolda juga menyerahkan bantuan dan asuransi untuk nelayan di Pangandaran.

Dalam kunjungan ke Pangandaran, Agung Budi juga menyempatkan melepaskan puluhan tukik atau bayi penyu ke laut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian biota laut. (nay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here