Beranda Rakyat Garut Kasasi Agus-Imas Ditolak MA

Kasasi Agus-Imas Ditolak MA

98
0
BERBAGI

TAROGONG KALER – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi sengketa Pilkada Garut 2018 dari pemohon pasangan H Agus Supriadi dan Imas Aan Ubudiah. Putusan dengan Nomor. 242/K/TUN/PILKADA/2018 itu telah dibacakan dalam sidang majelis tanggal 10 April 2018 oleh Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Agung Dr Irfan Fachruddin SH CN.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut Hilwan Fanaqi mengaku telah mendengar putusan tersebut. Dengan begitu, Hilwan memastikan peserta Pilkada Garut 2018 tetap empat pasang.

“Iya, benar ditolak dan kami akan menghormati keputusan MA itu,” katanya saat dihubungi wartawan Minggu (15/4).

Menurut dia, putusan MA tersebut menunjukkan keputusan yang ditetapkan KPU Kabupaten Garut sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dengan keluarnya putusan itu, KPU akan lebih fokus dalam menjalankan tahapan Pilkada serentak 2018.

Salah satunya persiapan untuk pelaksanaan debat publik yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2018.

“Tahapan Pilkada sudah berjalan, sekarang sudah masa kampanye paslon dan kami juga terus gencar sosialisasi Pilkada ke setiap daerah,” tuturnya.

Terpisah, Cecep Suhadriman, koordinator tim kuasa hukum PASTI mengaku kecewa terhadap panitera MA, yang telah menyebarkan surat putusan tersebut.

“Kami sangat kaget dengan beredarnya putusan itu, karena kami belum menerima e-mail dari MA atas putusan ini,” terangnya saat dihubungi melalui telepon.

Menurut dia, upaya kasasi yang diajukan terkait permasalahan hukum Agus Supriadi sebetulnya sudah selesai. Hal itu didasarkan bukti-bukti baru yang didapat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tetapi, MA menolak kasasi yang diajukan dengan alasan Agus Supriadi tidak punya legal standing.

“Kenyataannya perkaranya sudah selesai,” tuturnya.

Kesalahan atau adanya informasi yang tidak lengkap itu, kata dia, bukan dilakukan Agus Supriadi. Tetapi tidak adanya koordinasi yang baik antar instansi. Dengan begitu, informasi khususnya tentang penyelesaian uang pengganti menjadi tidak sampai.

“Sekali lagi kami tegaskan bahwa Pak Agus Supriadi sudah selesai dengan permasalahan hukumnya,” pungkasnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here