Beranda Banjar Kendarai Vespa, Sempat Pecah Ban di Sekitar Hutan

Kendarai Vespa, Sempat Pecah Ban di Sekitar Hutan

16
0
BERBAGI
KENDARAI VESPA. Anita Ahmad sampai di titik nol kilometer Indonesia. Dia mengendarai vespanya dari kampungnya di Sulawesi.

Ite sudah sampai di tempat tujuannya, yakni titik nol kilometer. Butuh waktu hampir tiga bulan ibu dua anak ini untuk sampai di sana mengendarai skuter tua dari kampung halamannya. “Pas 57 hari saya sampai ke titik 0 kilometer Sabang,” kata Ite kepada Radar melalui pesan Whatsapp, Senin (26/3).

Dengan modal Rp 15 juta, wanita berhijab ini nekat menyusuri panasnya aspal jalanan demi menggapai cita-citanya.

“Perjalanan di pulau Jawa sekitar 22 hari selebihnya 35 hari di pulau Sumatra baru sampai Sabang,” kata dia yang mengaku bangga telah mencapai titik nol kilometer pada 22 Maret 2018.

Vote

Berbagai hal dia alami selama di perjalanan. Seperti jatuh di Kabupaten Lebong, Bengkulu. “Karena tanjakan terlalu tinggi,” katanya.

Pernah juga pecah ban di daerah hutan Tarutung Tapanuli Utara. “Harus kerja sendiri karena gak ada penduduk, cuma dibantu sama bapak petani yang kebetulan lewat. Cuma itu saja kendala saya di jalan selama masuk pulau Sumatra,” katanya.

Sebelumnya pada 12 Februari Ite sempat singgah di Kota Banjar. Ia mengaku butuh berhari-hari untuk tiba di Kota perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat ini. Dia sebelumnya melintasi Kota Makassar kemudian menyebrang dengan kapal laut ke Surabaya.

“Kemudian saya ke Mojokerto, Nganjuk. Lanjut ke Solo, Klaten, kemudian ke Jogja dan sekarang sudah sampai di Kota Banjar. Saya bangga sekali sudah ada di Pulau Jawa. Di setiap kota yang saya singgahi pasti istirahat hingga bermalam,” aku Ite, sapaan akrabnya, yang mengaku baru pertama kali menginjakkan kakinya di tanah Jawa. (mg4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here