SHARE
Instagram KPU KONSOLIDASI. KPU RI mengadakan acara pengarahan dan konsolidasi menghadapi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 bersama Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota beserta jajaran sekretariatnya di kantor KPU Provinsi Banten, Rabu (25/5/2022).

RADARTASIKMALAYA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan honor untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengalami kenaikan pada Pemilu 2024.

Data yang dibagikan Ketua KPU Hasyim Asy’ari menyebut honor bagi PPK pada Pemilu 2024 diusulkan sebesar Rp 3 juta per orang. Angka itu meningkat dibandingkan honor PPK pada Pemilu 2019 yang dianggarkan Rp 1,85 juta per orang.

Honor bagi Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) naik menjadi Rp 1 juta dari sebelumnya Rp 800.000. KPU juga mengusulkan honor KPPS Luar Negeri naik menjadi Rp 7 juta dari sebelumnya Rp 6,5 juta pada Pemilu 2019.

Namun, honor bagi Panitia Pemungutan Luar Negeri (PPLN), Sekretariat PPLN, dan Pantarlih Luar Negeri tidak mengalami kenaikan.

KPU mengusulkan honor bagi PPLN sebesar Rp 8 juta, Sekretariat PPLN Rp 7 juta, dan Pantarlih Luar Negeri Rp 6,5 juta.

Rencana kenaikan honor petugas itu diakui oleh Ketua KPU Kota Tasikmalaya Dr Ade Zaenul Mutaqin MAg. Hal tersebut mempertimbangkan berbagai hal yang salah satunya berkaca pada beban kerja para petugas pada 2019. ”Tentunya itu hasil kajian yang matang di RI,” ujarnya kepada Radar, Kamis (26/5/2022).