SHARE
TUNJUKAN. Petugas Loka POM Tasikmalaya menujukan barang bukti mie basah mengandung formalin, Rabu (15/6/2022).REZA RIZALDI/RADARTASIK.COM

TASIK, RADSIK – Makanan mengandung formalin masih beredar di Tasikmalaya khususnya pada mi basah. Hal itu menjadi temuan tim gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) dan kepolisian.

Balai Besar POM Jawa Barat, Loka POM Tasikmalaya serta Polres Tasikmalaya Kota melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang jadi tempat produksi mi basah di Karsamenak Kecamatan Kawalu, Selasa (14/6/2022) malam.

Kepala Loka POM Tasikmalaya Jajat Setia Permana menuturkan hal tersebut berawal dari pengawasan di lapangan. Petugas menemukan mi basah dari beberapa pedagang mengandung formalin. ”Hasil pengujian di lapangan ada yang mengandung formalin,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/6/2022).

Pihaknya pun langsung melakukan penelusuran alur distribusinya. Di ketahui, mi tersebut dibeli dari Pasar Tradisional Cikurubuk dan disuplai produsen lokal. ”Asalnya dari wilayah Kawalu,” katanya.

Setelah dipastikan lokasinya, petugas pun berkoordinasi dengan kepolisian dan melakukan penggerebekan. ”Tadi malam (saat penggerebekan) sedang proses pembuatan,” ujarnya.

Petugas pun membawa pemilik pabrik dan juga para pegawai untuk dimintai keterangan. Ditambah dengan bahan yang digunakan untuk membuat mi pun ikut diangkut sebagai barang bukti.