Beranda Internasional Nikahi Wanita Indonesia, Pengusaha Inggris Bangkrut, Rp 66 Miliar Ludes

Nikahi Wanita Indonesia, Pengusaha Inggris Bangkrut, Rp 66 Miliar Ludes

34
0
BERBAGI
Julia Posman dan Christopher Forte. Foto via metro.co.uk

LONDON – Seorang pengusaha asal Inggris, Christopher Forte (36) mengaku bangkrut setelah hartanya dikuras oleh istrinya, Julia Posman senilai 3,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 66 miliar.

Forte baru mengetahui jumlah uang yang dihabiskan sang istri setelah pernikahan mereka berakhir.

Forte mengaku mulai ‘dikibuli’ wanita berkebangsaan Indonesia itu saat bekerja di perusahaan IT pada tahun 2010.

Vote

Karena dibutakan oleh cinta, Forte tidak pernah memperhatikan utang judi Julia dan hilangnya uang orang tua Forte senilai 169 ribu poundsterling.

Menurut Forte, Julia mengatakan kepadanya bahwa dia memiliki utang 2,5 juta poundsterling kepada dua pengusaha yang ia kenal, utang ratusan ribu poundsterling kepada perusahaan judi, dan juga tagihan kartu kredit yang menumpuk.

Forte dan Julia menikah di Grosvenor Hotel pada 2014. Forte mengaku menghabiskan 20 ribu poundsterling untuk pernikahan itu. Beberapa bulan kemudian, mereka mengadakan upacara pernikahan lagi di Bali yang dihadiri keluarga Julia.

Tak lama setelah menikah, masalah mulai muncul. Forte kemudian beralih profesi dari kontraktor perangkat lunak menjadi seorang guru bahasa Inggris di Brighton. Sementara Julia bekerja di firma hukum dan kredit dengan komisi 90 ribu poundsterling per tahun.

Kejanggalan mulai muncul saat Julia meminta pinjaman kepada Forte dan orangtuanya. Julia mengaku dirinya harus menunjukkan kalau dia memiliki aset senilai 5 juta pounsterling untuk mendapatkan visa.

“Setelah dipikir-pikir, itu hanya omong kosong. Saya orang Inggris, dia istriku, dan kami bisa mendapatkan visa untuknya hanya dengan beberapa ribu,” ujar Forte, seperti dikutip dari metro.co.uk, Senin (2/4/2018).

Julia Posman dan Christopher Forte saat menikah. Foto via metro.co.uk

“Tapi saya tidak menyadari itu, saya jatuh cinta. Kalau saya menolak permintaannya, dia menangis. Dia meminta mengambil tabunganku, meminjam pada orangtuaku, atau menjual saham unggulan milikku,” ujarnya.

Forte bukannya tak curiga. Namun, jika ia mencoba bertanya, Julia akan mengatakan bahwa Forte tidak mempercayai istrinya sendiri.

Ternyata uang yang dipinjam Julia diberikan kepada keluarganya. Julia memberikan 750 ribu poundsterling kepada saudara lelakinya, 250 ribupound sterling lainnya kepada orangtuanya.

Juli pergi ke Inggris saat ia berusia 20 tahun. Awalnya ia bekerja di Grosvenor Hotel di London. Di sanalah ia berkenalan dengan pebisnis Isaac Kaye dan Warren Roiter.

Dari kedua pebisnis itu, Julia juga meminjam 2,5 juta poundsterling. Ia mengatakan bahwa sang suami akan menjamin semua pinjaman itu.

Sebelum resmi bercerai, Julia mengaku kepada Foret bahwa ia menghasilkan uang dari pasar saham Jerman, DAX. Semuanya seperti bertaruh dalam permainan judi. Sering kali ia menang 500 poundsterling di pertaruhan daring. Namun, terkadang ia kalah hingga 1,3 juta poundsterling dalam sehari.

Pasangan itu kemudian bercerai pada Agustus tahun lalu. Julia diharuskan membayar 169 ribu poundsterling utangnya kepada Forte dan orangtuanya dengan bunga sebesar 1.700 poundsterling per bulan.

Meskipun demikian, Forte mengklaim Julia belum membayar sepeser pun utang-utangnya tersebut. Sebagai akibatnya, Forte kini mengajukan kebangkrutan.

“Kecanduan judi ialah yang terburuk, karena kerusakan yang ditimbulkan memngaruhi keluargamu,” ujar Forte.

Meskipun menderita kerugian yang tak sedikit akibat ulah mantan istrinya, Forte mengaku bahwa Julia tak menikahinya karena uang.

“Ia tak menikahiku karena uang. Namun, ia melihatku sebagai target mudah. Ia bahkan tak pantas mendapat visa,” pungkas Forte.

(metro/one/pojoksatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here