SHARE
WIJAYA KUSUMAH. Fasilitas ruang VIP di ruangan Wijaya Kusumah RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Bagi dunia kesehatan, merokok merupakan salah satu kebiasan yang mesti dihindari. Maka dari itu, RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya ikut berpartisipasi memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS).

Sebagaimana diketahui, tim gabungan berbagai organisasi pemerintah daerah (OPD) dan organisasi melakukan kampanye bahaya rokok. Sasarannya merupakan warga yang berada di ruang publik. Seperti Taman Kota, alun-alun dan kompleks olahraga Dadaha.

Direktur RSUD dr Soekardjo, dr Budi Tirmadi menuturkan sebagaimana diketahui secara umum bahwa merokok bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Namun saat ini merokok sudah menjadi gaya hidup sebagian orang. Bukan hal mudah untuk dihentikan. ”Tapi kita tetap perlu mengingatkan masyarakat,” ucapnya.

Risiko dari rokok sendiri bukan hanya untuk orang yang mengonsumsinya. Namun orang di sekitarnya pun memiliki risiko gangguan kesehatan. ”Perokok pasif juga berisiko,” tuturnya.

Sebagai fasilitas kesehatan, pihaknya pun melarang pengunjung apalagi petugas untuk merokok di lingkungan rumah sakit. Hal itu dengan memasang peringatan di beberapa titik di RSUD. (rga)