Beranda Sosok Pengalaman Adalah Guru Terbaik

Pengalaman Adalah Guru Terbaik

19
0
BERBAGI
Iqbal Mustopa MSi

Kepala SMA Plus Pesantren Amanah Tasikmalaya Iqbal Mustopa MSi lahir di Garut tanggal 26 Februari 1976. Dia mahir Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

Iqbal mulai mengajar di SMA Plus Pesantren Amanah Tasikmalaya sejak Juli 2004. Ia menjadi pengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Dia juga seorang dosen Bahasa Inggris di STKIP Garut dan STAI Tasikmalaya, serta menjadi dosen PAI di Poltekkes Negeri Tasikmalaya sampai tahun 2011.
Saat menjadi pengajar dan dosen, Iqbal mendapat beasiswa dari Kementerian Agama untuk kuliah S2 di IAIN Walisongo, Semarang untuk Program Magister Studi Islam tahun 2007–2009. Dia kemudian diangkat menjadi Kepala SMA Amanah pada bulan Juli 2011 dan menjabat sampai sekarang.

KUNJUNGAN. Iqbal dan rekan-rekannya mengabadikan momen saat melakukan studi banding ke Jepang.

Selama menjadi kepala sekolah Iqbal beberapa kali mendapat kesempatan pergi ke luar negeri untuk studi banding. Seperti ke Jepang, Arab Saudi, Singapura dan lainnya.
”Alhamdulillah, SMA Amanah sudah mendapat kepercayaan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai sekolah yang memiliki kualitas Bahasa Arab dan Inggris. Karena itu juga, saya berkesempatan untuk studi banding bersama beberapa kepala SMA di Kota Tasikmalaya untuk perrtama kalinya ke Singapura pada tahun 2012. Kemudian pada bulan Januari tahun 2017 kunjungan ke Malaysia dan ziarah Saudi Arabia dan pada bulan Oktober 2017, mendapat kesempatan dari kedutaan Jepang untuk Studi banding dan dialog antar agama,” papar Iqbal.
Kariernya sebagai guru, tutur Iqbal, mengalir begitu saja. Tidak pernah terpikir olehnya akan mendapat kesempatan pergi ke luar negeri. Pengalaman itu ia bagikan kepada peserta didik sebagai motivasi agar meningkatkan skill kedua bahasa tersebut.
”Sebetulnya saya ingin memiliki pesantren sendiri dan mengurusi santri. Mungkin itu juga bagian dari berkah seorang guru. Apa yang menjadi pengalaman menjadi guru terbaik dan yang terpenting kerja maksimal dan ikhlas, karena semua upah dan biaya yang saya terima atas izin dan kehendak Allah,” tuturnya.
Menurut Iqbal, experience is the best teacher. Apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dilakukan, semuanya merupakan pelajaran berharga. Selama menjadi pengajar dan melakukan kunjungan ke luar negeri, banyak ilmu yang didapat. Kedewasaan dalam berpikir dan bertindak juga bertambah.

Vote
istimewa
Iqbal Bersama Istri Erni Kartini.

Mengelola sekolah, terang Iqbal, bukanlah perkara mudah. Banyak rintangan dan tantangan. Hal tersebut menjadi warna dalam perjuangan. Mendapatkan kesempatan untuk pergi ke luar negeri artinya menambah amanah dan tugas dalam pengembangan sekolah. Banyak hal positif yang memberikan inspirasi untuk mengembangkan konsep pengelolaan sekolah, baik dari lingkungan maupuan dari kurikulum.
”Pada dasarnya, dalam melakukan pola manajemen baik di sekolah maupun suatu lembaga, ada empat langkah yang perlu dilakukan. Pertama planning, kedua organizing, ketiga actuating dan keempat controlling,” pungkasnya. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here