SHARE

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penegak Perda Kota Banjar Omay Sukmarya mengatakan, Satpol PP Kota Banjar akan memberikan waktu sekitar satu bulan kepada pemilik reklame untuk segera mengurus izinnya.

Kemudian soal reklame di atas trotoar di persimpangan Jalan Sudarsono, pihaknya akan menindaklanjuti segera sebelum perizinannya diterbitkan.

“Kemudian untuk reklame yang berada di atas trotoar nanti kita tindaklanjuti IPR (izin penyelenggaraan reklame)-nya terbit,” katanya Senin (11/4/2022).

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Banjar Asep Saeful Rohmat menanggapi pemberian sanksi oleh Satpol PP terhadap reklame tak berizin dengan penempelan stiker.

Menurut Asep, penempelan stiker saja tidak cukup, sebab ada titik reklame yang ternyata dibangun di atas trotoar.

Kata dia, itu melanggar aturan karena trotoar merupakan tempat untuk pejalan kaki.

“Saya apresiasi tindakan berani dari Satpol PP atas penempelan stiker terhadap reklame yang belum berizin itu. Semoga segera ada tindak lanjut dari pemiliknya agar segera mengurus proses perizinan,” kata Asep, Minggu (10/4/2022).

Pemilik reklame tersebut harus bisa memperbaiki titik pemasangan di atas trotoar. Menurut dia, reklame harus dipindah ke titik yang sesuai dan tidak menyalahi aturan.