Beranda Rakyat Garut Pengusaha Konter Bisa Gulung Tikar

Pengusaha Konter Bisa Gulung Tikar

22
0
BERBAGI
UNJUK RASA. Para pengusaha konter pulsa dan kartu perdana berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Garut Senin (2/4).

TAROGONG KIDUL – Ratusan pengusaha konter pulsa di Kabupaten Garut mendatangi kantor DPRD di Jalan Patriot Kecamatan Tarogong Kidul.

Mereka meminta DPRD dan pemerintah daerah membantu menyampaikan keluhan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, agar menganulir aturan satu nomor induk kependudukan (NIK) untuk tiga SIM card.

Pembatasan itu dikhawatirkan menurunkan pendapatan mereka. Bahkan, bisa membuat usaha gulung tikar.

“Kalau kebijakan ini terus diberlakukan, dalam beberapa bulan ke depan konter-konter pulsa di Garut ini akan tertutup,” ujar Tedi Kustiadi, koordintor aksi kepada wartawan Senin (2/4).

Menurut dia, pembatasan tersebut sangat diskriminatif. Sebab, distributor besar tetap dapat mendaftarkan lebih dari tiga SIM card dengan satu NIK. Sedangkan konter kecil tidak bisa.

“Kebijakan ini bagus, tapi tidak berpihak kepada pengusaha konter kecil. Kalau mau jangan ada diskriminasi seperti ini,” tandasnya.

Dia mengungkapkan penghasilan utama konter kecil di Garut adalah dari penjualan kartu perdana kuota internet. Sebelum ada pembatasan, mereka bisa mendapat keuntungan yang lumayan.

Namun setelah ada kebijakan baru, para pemilik konter kecil perlahan mulai terkena imbas. Mereka kehilangan omzet sampai 50 persen.

“Lambat laun kami akan terancam mati dan gulung tikar,” ujarnya.

Unjuk rasa itu, kata dia, dilaksanakan di beberapa kota. Diantaranya Bandung, Jakarta, Aceh, Medan, Batam, Surabaya, Cianjur, Padang, Banjarmasin, Garut dan Tasikmalaya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here