SHARE
ZONA PARKIR BARU. Jalan Pemuda akan dijadikan area parkir kendaraan yang dialihkan dari kawasan Jalan H Mustofa-perempatan Cihideung setelah pembangunan semi pedestrian.

CIHIDEUNG, RADSIK – Rencana penataan kawasan HZ Mustofa-Cihideung akan berdampak pada akses masyarakat sekitar. Pemerintah harus bisa memberi solusi dan mengantisipasi efek negatif yang bisa ditimbulkan.

Dampak kepada lingkungan di sekitar Cihideung dan HZ Mustofa yakni akses. Secara otomatis, mereka harus menggunakan jalur memutar ke Jalan Selakaso dan Sukawarni.

Ketua RT 5 RW 4 Kelurahan Yudanagara Yeni Heryani mengaku baru mengetahui rencana penutupan akses kendaraan. Menurut dia, hal itu merugikan warga yang berada dekat dengan Jalan Cihideung. ”Berarti kan harus memutar ke Selakaso,” ucapnya, Senin (13/5/2022).

Jika aksesnya berupa jalan raya dampaknya tidak akan begitu terasa. Faktanya akses warga di situ merupakan gang sempit dan berkelok-kelok. ”Terus rumah atau toko di depan (pinggir jalan) nanti parkirnya di mana,” katanya.

Belum lagi ketika ada hal-hal insidental yang mendatangkan banyak orang ke rumah salah satu warga. Tentunya akan menyulitkan jika Jalan Cihideung ditutup. ”Misal ada yang meninggal atau ada hajatan dan mengundang kerabat dari luar, kan jadi susah,” ujarnya.

Pihaknya meminta pemerintah memikirkan hal tersebut agar warga sekitar tidak dirugikan. Karena penataan tersebut bukan hal yang bersifat sesaat tetapi permanen. ”Tolong dipikirkan kepentingan warga sekitar,” katanya.