Beranda Ciamis PGM Ciamis Sayangkan Pernyataan Arteria

PGM Ciamis Sayangkan Pernyataan Arteria

13
0
BERBAGI

CIAMIS – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Kabupaten Ciamis Muhamad Amrullah mendukung sikap DPW PGM Jawa Barat yang menyatakan keberatan dan tersinggung atas ucapan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan soal penyematan kata ‘bangsat’ kepada Kementerian Agama.

Pernyataan sikap itu disampaikan Ketua PGM Jabar H Heri Purnama MPdI dan Sekretaris PGM Jabar H Dede Syamsul Anwar MH melalui surat bernomor: 015/b/sek dpw-pgm jbr/iv/2018.

“Tentunya, kami di Ciamis juga sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh salah dewan tersebut,” ujarnya kepada Radar, Minggu siang (1/4).

Vote

Sikap, perilaku dan tutur kata arteria dianggap tidak mencerminkan seorang anggota DPR RI yang seharusnya menjadi teladan masyarakat dan terhormat. “Kami meminta Arteria Dahlan untuk menyampaikan secara terbuka di muka umum permintaan maaf kepada jajaran Kementerian Agama dan semua lembaga binaan Kementerian Agama di seluruh tanah air dan tidak mengulang kejadian yang sama,” katanya.

Dalam pernyataan sikapnya, lanjut dia, PGM Jawa Barat juga meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memberikan teguran keras dan menonaktifkan Arteria Dahlan dari keanggotaan DPR RI.

Juga, mendorong kepada masyarakat umum, khususnya seluruh guru madrasah, pengelola madrasah dan santri, serta orang tua siswa untuk tidak memilih kembali Arteria Dahlan dalam pemilihan legislatif yang akan datang.

“Kami juga akan bersikap sama di Kabupaten Ciamis, karena perilakunya yang jelas tidak mencerminkan seorang anggota DPR RI,” tegasnya.

Seperti diketahui, anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan mengucapkan kata ‘bangsat’ saat rapat kerja membahas kasus First Travel bersama Jaksa Agung Prasetyo pada Rabu (29/3).

Lantas apa maksud dia mengucapkan kalimat tidak etis tersebut dan ditujukan ke Kemenag ? Menurut Arteria, ucapan itu dimaksudkan untuk mendorong kejaksaan tidak hanya menginventarisasi aset First Travel, tapi juga melacaknya. Menurut Arteria, ribuan orang menjadi korban First Travel dan itu membuatnya geram.

Arteria menyampaikan hal itu karena pernah duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI. Menurut dia, kekacauan yang ditimbulkan First Travel disebabkan kelalaian Kemenag.

“Korban First Travel datang ke saya, mereka mengadu ke Kemenag, ke penegak hukum, namun berakhir dengan jawaban itulah akibatnya kalau pakai jasa travel harga murah. Saya tidak terima jawaban seperti ini,” papar Arteria dalam keterangan ‎tertulis yang diterima JawaPos.com Jumat (30/3). (isr/gwn/JPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here