SHARE
BERSALAMAN. Para anggota DPRD Kabupaten Ciamis bersalaman dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakil Bupati Yana D Putra setelah menyelesaikan Rapat Paripurna, Selasa (21/6/2022).Fatkhur Rizqi/radartasik

RADARTASIKMALAYA.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ciamis 2024 memungkinkan melahirkan empat pasang calon. Dengan demikian, masyarakat bisa memiliki banyak opsi untuk memilih calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang dianggap terbaik.

Pelaksanaan Tugas (Plt) Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis Mahbub Alimuhyar mengatakan dengan 50 kursi DPRD, secara normatif Kabupaten Ciamis bisa mengusung empat pasang cabup dan cawabup pada Pilkada 2024. Hal itu mempertimbangkan regulasi yang mengatur 20 persen dari perolehan suara sah dalam pemilihan anggota DPRD.

”Realistis politiknya lima pasangan, kalau dihitung 50 kursi di DPRD Kabupaten Ciamis dan salah satu partai politik mendapatkan 10 kursi,” katanya kepada Radar, Selasa (21/6/2022).

Namun, kata dia, untuk saat ini partai politik tidak ada yang mendapatkan 10 kursi. Seperti PDI Perjuangan sembilan kursi, PKS tujuh kursi, Gerindra delapan kursi, Demokrat enam kursi, PPP lima kursi, Golkar lima kursi, PAN lima kursi, PKB empat kursi, PBB satu kursi dan Nasdem satu kursi. ”Karena tidak ada yang 10 kursi berarti partai politik harus koalisi. Sehingga maksimal bisa empat pasangan calon bupati dan wakil bupati di luar jalur perseorangan,” tuturnya.