Beranda Banjar Reaktivasi Jalur Terealisasi, Bangunan Bisa Ditertibkan

Reaktivasi Jalur Terealisasi, Bangunan Bisa Ditertibkan

23
0
BERBAGI
REAKTIVASI. Jalur rel kereta api Banjar-Pangandaran di Kecamatan Pataruman. (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice menyampaikan jika reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran terealisasi, maka bangunan milik warga yang berdiri di atas lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan ditertibkan.

“Ya Pak, bangunan permanen yang berdiri di atas aset milik KAI akan ditertibkan jika reaktivasi jalur terealisasi,” kata dia melalui pesan Whatsapp, Rabu (28/3). Seperti diketahui, di jalur kereta api Banjar-Cijulang tepatnya di Sumanding Kulon Kecamatan Pataruman terdapat sedikitnya 50 bangunan rumah permanen. Warga sendiri yang membangun rumah setelah melakukan perjanjian sewa dengan PT KAI.

Sementara saat ditanya apakah ada pengembalian uang sewa kepada warga yang menyewa lahan PT KAI jika kontrak belum selesai satu tahun, Joice tak menjawab. Menurutnya, yang memiliki kewenangan untuk menertibkan bangunan itu adalah PT KAI. “Yang pasti yang menertibkan adalah KAI Pak. Kewenangan di mereka,” jawabnya.

Vote

Bagian Pengusahaan Aset PT KAI Banjar Bambang mengatakan untuk kontrak sewa atara warga dan PT KAI sudah diatur sedemikian rupa oleh pusat. Dari mulai besaran biaya sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang mempengaruhi besaran harga sewa. “Saya bagian aset yang mengurusi sewa itu, untuk biaya sewanya bermacam-macam, tergantung ukuran bangunannya,” kata Bambang.

Saat ditanya terkait ganti rugi jika penertiban dilakukan terhadap bangunan-bangunan tersebut dengan adanya rencana reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran, pihaknya menyampaikan tidak ada ganti rugi. “Kan di dalam surat perjanjian sewa juga jika ditertibkan tidak ada ganti rugi atas bangunan yang ditertibkan,” katanya. (mg4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here