Beranda Kota Tasik Regenerasi Forpis Tasikmalaya, Enrico Terpilih Sebagai Koordinator

Regenerasi Forpis Tasikmalaya, Enrico Terpilih Sebagai Koordinator

66
0
BERBAGI

KOTA TASIK – Dalam rangka regenerasi kepengurusan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis), PMI Kota Tasikmalaya kembali menggelar konferensi Forpis, bertempat di Markas PMI Kota Tasikmalaya, sejak hari Sabtu (7/4/2018) hingga Minggu (8/4/2018).

Kegiatan berupa musyawarah pemilihan koordinator Forpis ini diikuti lebih dari 50 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 19 SMA/SMK se-derajat se-Kota Tasikmalaya.

Melalui mekanisme voting, akhirnya terpilih Enrico Andra Hidayat dari SMAN 1 Tasikmalaya sebagai koordinator baru Forpis Kota Tasikmalaya periode tahun 2018-2019.

Vote

Siswa kelas 11 MIPA ini berhasil mendapatkan jumlah suara terbanyak yakni 39 suara, mengalahkan Vania dari SMAN 1 Tasikmalaya dengan perolehan suara 35, juga Rizka dari SMK 1 Tasikmalaya dengan perolehan suara 4 suara.

Kepada radartasikmalaya.com, Enrico mengaku tak mengira dirinya bisa terpilih sebagai koordinator Forpis.

Enrico Andra Hidayat

“Sebenarnya, sejak SMP saya sudah ikut PMR, karena keinginan dari dulu berbakti kepada masyarakat khususnya dalam hal kesehatan,” ujarnya.

Kedepan, Enrico mengatakan akan berfokus untuk membawa Forpis menjadi lebih produktif. Salah satu rencana programnya yakni bakti sosial ke desa-desa terpencil yang mengalami kekurangan pelayanan kesehatan.

Kepala Markas PMI Kota Tasikmalaya, Dodi Budiawan mengatakan, kegiatan pemilihan koordinator Forpis ini rutin diselenggarakan setiap tahun.

Selain sebagai sarana regenerasi, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya meningkatkan peran aktif siswa/i kaitannya dalam ekstrakulikuler PMR.

“Selain tergabung dalam Forpis, mereka juga terjun di sekolah sebagai PMR. Nah untuk itu dalam forum ini kami bekali dengan ilmu-ilmu seputar PMI supaya bisa diimplementasikan dengan baik di lapangan,” tandasnya.

Pada konferensi tersebut, tidak hanya membahas mengenai pemilihan ketua, tetapi juga pembekalan materi seperti sejarah PMI, penanaman pendidikan karakter kemanusiaan, hingga pentingnya leadership.

Dodi mengatakan, meskipun PMR bergerak dalam hal penanganan kesehatan dan kemanusiaan di sekolah, namun jiwa kepemimpinan harus dimiliki setiap anggotanya. (sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here