Beranda Kota Tasik Ribuan Umat Muslim Tasik Minta Sukmawati Segera Diproses Hukum

Ribuan Umat Muslim Tasik Minta Sukmawati Segera Diproses Hukum

73
0
BERBAGI

KOTA TASIK – Selain di Jakarta, aksi kecaman dan tuntutan proses hokum terhadap Sukmawati Soekarnoputri, terjadi juga di Kota Tasikmalaya, Jumat (06/04/2018).

Kali ini, ribuan massa Aksi Muslim Bela Syariat dari puluhan lembaga kaum muslimin se-Kota Tasikmalaya berkumpul memadati kawasan Tugu Adipura Kota Tasikmalaya, siang sekitar pukul 13.00.

Mereka menyuarakan kecaman untuk Sukmawati Soekarnoputri atas puisi yang dibacakannya beberapa waktu lalu yang dianggap menistakan agama Islam.

Pantauan radartasikmalaya,com, aksi dan orasi berlangsung kondusif. Massa aksi yang mayoritas mengenakan baju serba putih dan hitam tersebut membawa spanduk berisi kecaman sekaligus keinginan untuk memenjarakan Sukmawati.

Sejumlah massa aksi ada juga yang membawa atribut ormas atau lembaga tempat mereka bernaung.

Aksi yang diinisiasi oleh Aliansi Aktivis & Masyarakat Musilm atau Al Mumtaz Tasikmalaya ini secara tegas menuntut Sukmawati untuk segera di proses hukum.

“Walaupun sudah ada permintaan maaf, tapi proses hukum harus tetap berlanjut. Ini mirip seperti kasus Ahok. Jadi tetap harus ada tindakan hukum yang tegas. Tidak boleh pandang bulu,” ujar koordinator aksi Abu Hazmi.

Pihaknya menilai, penggalan puisi yang dibacakan Sukmawati sangat jelas mengandung unsur merendahkan Islam. Untuk itu, kata dia, melalui aksi bela Islam yang juga digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia ini dapat menyegerakan proses hukum untuk Sukmawati.

“Ya, pernyatan dia (Sukmawati, red) sudah memenuhi unsur pidana ujaran kebencian, jadi harus segera ditindak,” kata dia kepada radartasikmalaya.com.

Selain berorasi di depan Tugu Adipura, massa long march ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk melakukan audiensi dengan pihak kepolisian dan DPRD Kota Tasikmalaya.

“Mau mantan anak presiden, atau siapa pun, kalau sudah mempermainkan apalagi menghina agama, kami minta segera hukum tegas,” ujar Lisnawati (32), salah seorang pengunjuk rasa saat ditemui di sekitar Tugu Adipura Tasikmalaya. (sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here