Beranda Tasikmalaya Sekolah Terpencil Krisis Guru PNS

Sekolah Terpencil Krisis Guru PNS

59
0
BERBAGI
Ari Fitriadi

SINGAPARNA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tasikmalaya menilai penempatan guru pegawai negeri sipil (PNS) masih belum merata. Terlebih di sekolah-sekolah yang terpencil.

Wakil Ketua PGRI Bidang Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Ade Dasmana meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mendesak pemerintah pusat mengisi kekosongan guru PNS SD dan SMP yang berada di wilayah terpencil. “Karena sekolah yang berada di wilayah terpencil seperti di Tasik Selatan masih kekurangan guru PNS.

Bahkan tidak sedikit sekolah yang hanya memiliki guru PNS satu orang dan sisanya sukwan,” ujarnya kepada Radar, Senin (16/4).

Oleh karena itu pemerataan guru PNS menjadi harga mati yang harus dilakukan pemerintah dalam waktu dekat ini. Selain pemerataan, diharapkan juga bisa dilakukan pengangkatan untuk guru PNS. “Sejauh ini masih banyak guru PNS yang menumpuk di sekolah-sekolah perkotaan seperti Tasik Timur, Barat dan Utara. Sedangkan di Tasik Selatan masih terbatas guru PNS,” bebernya.

Dia menyarankan dalam penempatan guru PNS sebaiknya berbasis domisili. Sehingga pemerataan guru bisa lebih jelas. Kemudian ada juga kepala sekolah yang tidak bersedia untuk ditempatkan di daerah terpencil dengan berbagai alasan.

Kabid Data Perencanaan dan Pengendalian Pegawai BKD Kabupaten Tasikmalaya Ari Fitriadi SSTP MSi mengakui bahwa di wilayah Tasik Selatan dan daerah terpencil lainnya masih kekurangan guru PNS. “Betul memang dari dua tahun ke belakang bahwa kita krisis guru PNS. Pasalnya yang dulu diangkat Inpres sekarang penisun secara massal,” kata Ari.

Dalam menutupi kekurangan guru PNS tersebut, kata Ari, harus dibantu oleh guru sukwan. “Kami juga terus menyampaikan kekurangan guru PNS kepada pemerintah pusat. Agar ada kuota pengangkatan guru PNS untuk di daerah yang lebih banyak,” ungkapnya.

Memang permasalahan pemerataan guru PNS seperti itu adanya. Banyak guru PNS yang lebih memilih mengajar sesuai dengan domisilinya, sehingga kekurangan guru PNS di sekolah terpencil tidak bisa dihindari. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here