Beranda Rakyat Garut SK Penugasan Masih Dikaji

SK Penugasan Masih Dikaji

13
0
BERBAGI

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten Garut masih mengkaji pemberian SK penugasan untuk guru honor yang diajukan Forum Aliansi Guru dan Karyawan Sukarelawan (Fagar Sukwan).

“Surat pengajuannya sudah kami terima dan masih kita kaji dulu,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H Uu Saefudin kepada wartawan Senin (26/3).

Uu berjanji akan membalas surat yang diajukan Fagar Sukwan dalam waktu dekat. Dia meminta waktu satu minggu sebelum memberikan jawaban. SK penugasan honorer perlu dikaji lebih dahulu karena dalam Undang-Undang ASN tidak ada pemberian SK penugasan untuk honorer.

Vote

Selain itu pemberian SK kepada pegawai honorer juga akan berdampak pada sistem honor yang diberikan. Sementara dalam Undang-Undang ASN yang baru tidak ada aturannya. Yang ada hanya untuk tenaga kerja kontrak (TKK). “Tapi, itu juga diserahkan ke dinas-dinas yang bersangkutan,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi D DPRD Garut Asep D Maman mengaku terus mendorong honorer agar mendapatkan SK penugasan dari Pemkab Kabupaten Garut. Tetapi, sampai saat ini pemerintah tidak mau menandatangani SK penugasan tersebut. “Alasannya saya kurang tahu persis, kenapa tidak mau menandatangani SK itu,” akunya.

Asep menilai pemerintah daerah seharusnya bisa mengabulkan permintaan para guru honorer untuk mendapat SK penugasan. Sebab, berdasarkan audiensi yang sudah berulang kali dilakukan Fagar Sukwan bersama komisi D, mereka memerlukan SK tersebut untuk persyaratan menerima sertifikasi dan penggunaan dana BOS untuk gaji honorer. “Mereka tidak akan menuntut diangkat jadi PNS dengan dikeluarkan SK ini,” terangnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here