SHARE
HUMAS POLRESTA TASIKMALAYA SINERGI. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan bersama lima komunitas eks geng motor mendeklarasikan penolakan dan perlawanan terhadap aktivitas geng motor, Selasa (31/6/2022).

BUNGURSARI, RADSIK – Polres Tasikmalaya Kota bersama lima kelompok eks geng motor sepakat untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya melakukan penolakan dan perlawanan terhadap aktivitas berandalan bermotor.

Sinergitas tersebut bersamaan dengan deklarasi oleh lima komunitas motor yakni XTC, Brigez, Ark(1)lyz, Black Baron dan juga BSC di Mapolresta Tasikmalaya, Selasa (31/5/2022). Kelima kelompok tersebut menegaskan penolakan terhadap aktivitas yang mengganggu kamtibmas.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan menuturkan bahwa deklarasi tersebut salah satu penegasan status organisasi mereka. Di mana mereka merupakan komunitas yang tidak meresahkan masyarakat. ”Kelompok-kelompok ini bukan geng motor,” ujarnya.

Pasalnya mereka tidak melakukan aksi-aksi selayaknya berandalan bermotor. Sebagaimana diketahui geng motor melakukan aksi-aksi yang meresahkan dan membahayakan masyarakat. ”Tidak melakukan aksi-aksi sebagaimana aksi geng motor ugal-ugalan di jalan, melanggar lalu lintas dan juga pidana,” tuturnya.

Deklarasi itu juga sebagai bentuk dukungan dari komunitas-komunitas tersebut kepada kepolisian. Supaya aparat bisa melakukan tindakan tegas kepada siapa saja yang berperilaku layaknya berandalan bermotor.  ”Lima komunitas yang ada ini mendukung sepenuhnya penegakan hukum dalam rangka penertiban kepada perilaku berandalan motor ini,” ucapnya.