Beranda Kota Tasik Tanpa EO, Pemkot Tasikmalaya Tak Berdaya

Tanpa EO, Pemkot Tasikmalaya Tak Berdaya

16
0
BERBAGI

TAWANG – Keberadaan event organizer (EO) sangat dibutuhkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya. Pasalnya, ada beberapa kegiatan yang harus ditangani oleh orang-orang profesional di bidangnya. Sehingga anggaran Rp 7.277.575.100 pun digelontorkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan membeberkan beberapa kegiatan yang diserahkan ke EO di antaranya October Festival dan pameran pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag). Dua event tersebut harus ditangani orang yang ahli.

“Memang banyak kegiatan yang kita serahkan ke EO. Dan itu sudah direncanakan agar setiap kegiatan yang ditangani panitia khusus itu bisa berjalan maksimal,” jelasnya usai memimpin Musrenbang Sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya, Selasa (20/2).

Vote

Menurut dia, kegiatan yang bersifat acara atau seremoni idealnya tidak menyita konsentrasi pegawai. Karena, pegawai harus fokus mengerjakan hal lain yang sudah menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

“Kalau itu (kegiatan, Red) dihendel EO tidak akan menyita energi dan pikiran pegawai negeri sipil (PNS). EO yang menyiapkan sampai kegiatan selesai,” tuturnya.

Ivan mengatakan pihaknya berharap EO yang diberdayakan atau diberi pekerjaan oleh pemkot merupakan pengusaha daerah. Para panitia acara alangkah baiknya dari warga Kota Tasikmalaya. Namun, mereka harus tetap profesional dan kreatif.

“Kita pun berharap setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) memprioritaskan pengusaha lokal dalam menghandel kegiatannya,” terang dia.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengaku belum bisa berkomentar terkait pengalokasian anggaran EO yang mencapai Rp 7 miliar itu. Sebab, dia tidak mengetahui secara rinci terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.

“Saya no comment untuk urusan itu. Karena tidak tahu untuk Tahun 2018. Pak sekda merupakan ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang bisa menjelaskan,” tandasnya. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here