Beranda Nasional TGB Ungkap Menteri Susi Pudjiastuti Sewa 20 Bus untuk Massa 212

TGB Ungkap Menteri Susi Pudjiastuti Sewa 20 Bus untuk Massa 212

379
0
BERBAGI

AKARTA – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhamamad Zainul Majdi yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) mengungkap bahwa Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti pernah menyewa bus untuk peserta aksi 212.

Pernyataan TGB terekam dalam video yang beredar di media sosial dan grup WhtasApp (WA).

Dalam video tersebut, TGB mengaku diberi tahu oleh Susi bahwa dia menyewa 20 bus untuk warga Pangandaran Ciamis yang akan menghadiri aksi 212 di Jakarta pada 2016 lalu.

TGB menyampaikan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam acara “Dialog Kebangsaan di Kampus UIN Sulthan Thaha Jambi, 1 Maret 2018”.

TGB meminta agar pernyataan itu tidak direkam dan dan off the record atau tidak diberitakan. Namun, ada peserta dialog yang tetap merekamnya dan menyebarkan di media sosial.

“Ibu Susi Pudjiastuti Menteri Perikanan dan Kelautan, ini supaya nggak usah direkamlah kalian. Dia ngomong sama saya, apa katanya? Beliau menyampaikan kepada Pak Presiden, pada masa pasca 212 itu. Apa kata beliau? Pak, saya ini, Bapak tahulah, kalau ibadah mungkin tidak seperti yang lain, pakaian kan juga bapak tahu. Tapi Pak, mohon maaf Pak, saya menyewa 20 bis dari Pangandaran. Tetangga-tentangga saya semua berangkat ke Monas. Kenapa? Karena ucapan itu menyentuh sisi terdalam saya sebagai seorang muslim,” ucap TGB.

TGB menyampaikan bahwa dirinya juga ikut dalam aksi 411. Gubernur NTB dua periode itu menyatakan, kehadirannya dalam aksi 411 merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai umat Islam.

“Jadi ini bukan masalah politik sebenarnya. Maka kalau ditanya kenapa TGB ikut 411, sampai berjalan ikut. Sederhana saja, supaya saya bisa jawab kalau Munkar Nakir nanya,” tambah TGB.

Bagaimana respon Susi Pudjiastuti terkait pernyataan TGB tersebut? Melalui akun Twitternya, Susi menegaskan bahwa dia tidak pernah ikut aksi 411 maupun aksi 212.

“Tidak benar. Yg benar orang2 Pangandaran, Ciamis ke jakarta pake bus. Sy tidak mengikuti atau perhatikan kegiatan 411 ataupun 212,” kata Susi menjawab pertanyaan netter.

Seperti diketahui, peserta aksi 212 dari Cimais sempat jadi perbincangan heboh lantaran berjalan kaki ke Jakarta untuk mengikuti aksi. Namun di tengah jalan, mereka dijemput menggunakan bus.

Para peserta aksi mayoritas santri. Jumlahnya diperkiarakan mencapai 1-2 ribu orang di bawah komando pengasuh Ponpes Miftahul Huda 2, Kyai Nonop Hanafi.

Apakah bus yang menjemput peserta aksi dari Ciamis itu adalah sumbangan Menteri Susi? Nonop membantah.

Nonop menegaskan tidak ada dana dari Susi terkait pengadaan bus untuk angkutan peserta aksi 212 dari Ciamis. Nonop bercerita bahwa bus-bus itu merupakan hasil negosiasi antara aparatur pemerintah dengan pimpinan aksi serta PO bus.

“Ada 25 bus disediakan Dinas Perhubungan Jawa Barat,” kata Nonop seperti dikutip dari Tirto, Kamis (5/4/2018).

Nonop juga menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima dana dari Menteri Susi. Mereka hanya mendapat dana tambahan dari sumbangan masyarakat di sepanjang perjalanan.

“Gak ada, ah (sumbangan dari Menteri Susi). Uang recehan semua. Uang seribuan, dua ribuan,” tandas Nonop.

Hal serupa disebutkan oleh Aris Darussalam (mantan Ketua PW PII Jawa Barat) yang merupakan salah satu rombongan saat itu. “Seingat saya ada bus-bus dari Polda juga,” katanya.

(one/pojoksatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here