SHARE
BERSEKOLAH. Seorang siswa SMAN 2 Tasikmalaya berjalan pulang setelah menyelesaikan kegiatan belajar mengajarnya, Kamis (9/6/2022).Fatkhur Rizqi/radartasikmalaya.com

TASIK, RADSIK – Bersekolah di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) yang berstatus negeri di Kota Tasikmalaya masih menjadi prioritas utama yang diinginkan para lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsnawiyah (MTs). Namun, tidak semua para pendaftar dapat memenuhi ekspektasinya karena kuotanya terbatas.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 di tingkat SMA, SMK, dan MA sederajat sudah dan sedang berjalan.

Di lingkungan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Tasikmalaya, SMA/SMK menyediakan kuota 16.807 siswa baru. Kuota tersebut untuk 277 SMA/SMK negeri dan swasta di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Adapun rinciannya, 70 SMA di Kabupaten Tasikmalaya menampung 5.252 siswa dan 137 SMK-nya menampung 4.988 siswa. Sedangkan, 27 SMA di Kota Tasikmalaya menampung 3.732 siswa dan 50 SMK-nya menerima 2.835 siswa.

”PPDB tahun ini, kita menampung 16.807 siswa untuk masuk ke SMA/SMK Kota/Kabupaten Tasikmalaya. Silakan untuk siswa SMP/MTs yang ingin melanjutkan ke SMA/SMK, bisa mendaftar langsung ke PPDB.disdik.jabarprov.go.id dengan jalur zonasi dan jalur nonzonasi,” kata Kepala KCD Pendidikan Wilayah XII Tasikmalaya Dr Abur Mustikawanto MEd kepada Radar, Kamis (9/6/2022).