SHARE
DITERBITKAN. Kendaraan truk pengangkut barang diberhentikan karena melebihi tonase yang ditentukan dan tidak menggunakan penutup di Jalan Ciawi-Singaparna, kemarin.DIKI SETIAWAN / Radartasik

SINGAPARNA, RADSIK – Tim gabungan dari Polres Tasikmalaya dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya menggelar penertiban terhadap truk angkutan, khususnya yang melebihi tonase di Jalan Raya Ciawi-Singaparna, Rabu (15/6/2022).

Operasi gabungan ini dilaksanakan setelah mendapatkan informasi dan keluhan dari masyarakat atas kondisi Jalan Ciawi-Singaparna yang sudah mengalami kerusakan atau berlubang. Maka, tim gabungan ini menertibkan truk pengangkut pasir yang menyalahi aturan dengan membawa barang melebihi tonase yang ditentukan. Termasuk yang tidak menggunakan penutup atau terpal diberhentikan.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya Ruslan Munawar menjelaskan, operasi gabungan ini digelar untuk menjawab keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak dampak tonase truk angkutan yang melebihi batas.

Menurut dia, sebelum penertiban ini, sudah mengimbau kepada para pengemudi angkutan truk kaitan dengan tonase sehubungan adanya kelas jalan. Mereka yang melanggar terkait tugas fungsi seperti KIR, akan ditilang.

“Imbauan kami berikan kepada pengemudi truk angkutan. Di antaranya harus memastikan kendaraan laik jalan, menggunakan sabuk keselamatan saat berkendara, pengangkutan hasil hutan seperti kayu dan bambu tidak melebihi yang ditentukan dalam buku uji KIR,” terang Ruslan kepada wartawan.