SHARE
MENYAMPAIKAN. Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda SIP (tengah) bersama jajaran komisioner menyampaikan kesiapan pengawasan Pemilu 2024 di kantornya, Selasa (15/6/2022).DIKI SETIAWAN / radartasik

TASIK, RADSIK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya telah menyiapkan diri menghadapi Pemilu 2024. Verifikasi partai politik (parpol) dan rekrutmen pemantau menjadi prioritas awal lembaga tersebut.

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin menuturkan di awal tahapan ini fokus pertama pengawasan yakni pada verifikasi parpol. Karena hal tersebut akan menjadi dasar untuk terciptanya pemilu yang berkualitas. ”Proses pendaftaran dan verifikasi itu dijadwalkan pada 29 Juli 2022,” ujarnya kepada Radar, Selasa (14/6/2022).

Dalam proses tersebut, menurut dia, cukup rawan terjadi manipulasi data. Di mana pengurus parpol memasukkan data warga menjadi anggotanya baik disengaja atau pun tidak. ”Validitas data parpol ini sangat krusial,” ucapnya.

Dari pengalaman pemilu-pemilu sebelumnya, tidak sedikit ada temuan data yang keliru. Hal itu ketika pengecekan secara faktual ke lapangan. ”Jadi orangnya merasa tidak pernah masuk jadi anggota parpol,” tuturnya.

Secara regulasi hal tersebut tidak dibenarkan oleh aturan, meskipun tidak ada konsekuensi bagi parpol yang melakukannya. Maka dari itu, KPU harus melakukan verifikasi secara optimal. ”Supaya data-data yang tidak valid bisa terseleksi,” katanya.