Wali Kota Tasik Disandera Teroris

Simulasi Pengamanan VVIP oleh Kopassus
BUNGURSARI – Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman menjadi korban penyanderaan kelompok teroris, Selasa (27/3). Beruntung pemegang kebijakan di Kota Resik ini berhasil diselamatkan oleh personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang dipimpin Mayor Inf Andi Azis.

Sekitar pukul 05.30, helikopter datang dan menurunkan pasukan di halaman gedung setda. Gedung ini tengah dijaga sejumlah teroris bersenjata yang siap menghadang siapa pun yang mendekat. Baku hantam antara teroris dan pasukan militer pun terjadi. Para penjahat itu berhasil dilumpuhkan.

Masuk ke dalam Bale Kota, para teroris sudah berkeliaran di berbagai titik dan memberikan tembakan. Adu keterampilan dan kecanggihan senjata kembali terjadi sampai akhirnya para teroris itu berhasil ditaklukkan. Termasuk yang menyandera wali kota.

Dalam penyelamatan itu, salah seorang personel memastikan identitas sandera dengan komunikasi verbal. Setelah dipastikan, barulah dia digiring ke luar gedung setda dengan dikelilingi barikade bersenjata lengkap dan penuh kewaspadaan.

Keluar dari bangunan setda, Budi dimasukkan ke dalam mobil boks yang sudah disiapkan dan langsung dievakuasi dengan pengawalan dari tim Kopassus. Hal itu terjadi dalam simulasi pengamanan VVIP yang dilakukan oleh tim Kopassus.

Kepala Kantor Kesbangpol Kota Tasikmalaya H Deny Diyana mengatakan simulasi tersebut merupakan agenda Kopassus yang bekerja sama dengan pemkot. Pelatihan ini menjadi pembelajaran untuk pemkot ketika mengalami ancaman teroris. “Jadi lebih tahu apa yang harus dilakukan,” ungkapnya kepada Radar. (rga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *