Beranda Banjar Warga Lebih Hati-Hati Konsumsi Ikan Kaleng

Warga Lebih Hati-Hati Konsumsi Ikan Kaleng

7
0
BERBAGI

BANJAR – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI membeberkan beberapa merek ikan kaleng yang mengandung parasit cacing anisakis species. Dampaknya, Di Kota Banjar warga mulai mengurangi mengonsumsi makanan instan tersebut.

Seperti yang diutarakan Adi Fuazi. Dalam sebulan biasanya dia mengonsumsi hampir seminggu dua kali. Namun setelah mengetahui bahwa beberapa ikan kaleng mengandung parasit cacing, dia langsung menyetop pembelian.

“Saya semakin hati-hati. Memang dari dulu hobi makan ikan kaleng karena praktis. Tapi setelah ramai katanya mengandung cacing, saya stop dulu sampai ada kabar jelas merek apa yang aman dikonsumsi,” kata dia di salah satu supermarket di Kota Banjar Jumat (30/3).

Rian Hidayat juga mengaku sebagai anak kos ikan kaleng cukup praktis sebagai lauk teman makan nasi. Cukup dipanaskan, makanan olahan pabrik itu siap santap.

“Ya karena praktisnya itu, saya sering membeli apalagi saya masih single jadi masak di kontrakan sendiri. Setelah kabarnya mengandung cacing, jadi takut. Saya gak beli lagi,” kata dia.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar Mamat Rahmat mengaku belum turun ke lapangan untuk sidak makanan ikan kaleng tersebut.

Ia mengaku masih koordinasi dengan dinas dan pihak terkait untuk memantau peredaran ikan kaleng yang mengandung parasit cacing tersebut.

“Kami bersama Dinas Kesehatan dan kepolisian serta mungkin melibatkan BPOM akan mengecek peredaran ikan kaleng itu,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Oman Rokhman juga demikian. Pihaknya mengaku dalam waktu dekat akan melakukan sidak.

“Nanti akan melakukan sidak ke pasar dan minimarket serta supermarket. Kemudian akan diuji laboratorium (lab). Ada beberapa produk yang sudah ditetapkan BPOM RI mengandung parasit cacing, cuma laporannya belum sampai ke saya. masih di kepala seksi, Senin lah,” katanya saat dikonfirmasi via telepon kemarin.

Kapolres Banjar AKBP Matrius juga mengaku akan bersama-sama dengan dinas turun ke lapangan mengecek peredaran ikan kaleng yang positif mengandung parasit cacing.

“Kami akan menindaklanjuti kejadian yang membuat resah masyarakat seperti peredaran ikan kaleng ini, bersama dinas terkait dan BPOM kami akan segera mungkin turun ke lapangan melakukn pencegahan. Hasil sidak ke lapangan nanti akan kita umumkan,” kata kapolres. (mg4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here